• Jakarta
Tenis

Bersiaplah untuk Final Piala Davis dengan Format Piala Dunia

Final Piala Davis 2019 bersiap untuk perubahan besar. Dilangsungkan di Madrid, Spanyol, 19-24 November 2019, untuk kali pertama format putaran final meniru Piala Dunia sepakbola. Final kali ini akan diikuti oleh 18 negara yang akan memulai turnamen dengan bermain di grup mengikuti sistem round-robin.

Semula, final Piala Davis hanya mempertemukan dua negara setelah melewati fase gugur di divisi tertinggi (World Group). Namun, tahun ini final akan dilangsungkan dalam sepekan di mana 18 negara akan berjibaku demi mendapatkan gelar.

Perubahan ini disponsori oleh perusahaan investasi milik bek Barcelona, Gerard Pique, Kosmos. Pique menginvestasikan uang sebesar 2,15 miliar Poundsterling (sekitar Rp39,09 triliun) untuk format baru tersebut.

Namun demikian, tidak semua pihak setuju dengan perubahan ini. Salah satunya adalah petenis ranking tujuh dunia asal Jerman, Alexander Zverev, yang menolak tampil dengan mengatakan bahwa format baru ini “bukan Piala Davis”.

Juga, sejumlah petenis elite dipastikan tidak bisa turun di Caja Magica, Madrid, pekan ini. Mereka adalah Daniil Medvedev, Roger Federer, dan Dominic Thiem. Namun, Rafael Nadal dan Novak Djokovic diperkirakan bisa bermain untuk negaranya.

Mantan petenis ranking satu dunia asal Skotlandia, Andy Murray, meminta fan dan pemain untuk memberikan kesempatan terhadap format baru ini. Menurut Murray, tidak mudah melakukan perubahan di olahraga seperti tenis.

“Menurut saya ada beberapa orang yang sepertinya menginginkan ini (format baru) tidak berlangsung baik tapi saya harap itu berjalan lancar dan itu adalah sukses besar,” kata Murray.

“Pemain dan seluruh fan perlu mencoba untuk memberikan kesempatan untuk melihat bagaimana itu berjalan dan menurut saya kita akan memiliki ide yang lebih baik setelah turnamen selesai.”

Dalam format baru ini, 18 negara akan terbagi dalam enam grup di mana masing-masing grup dihuni oleh tiga negara. Setiap negara dalam grup tersebut akan saling berhadapan (round-robin) di mana setiap pertemuan akan mempertandingkan dua nomor tunggal serta satu ganda.

Untuk bisa bermain di putaran final, setiap negara minimal harus menjadi semifinalis edisi sebelumnya, 12 pemenang putaran kualifikasi yang digelar pada Februari 2019, serta dua tiket khusus (wild card).

Sumber : Akurat

Bagikan Artikel ini!

Prayuda Anugeraha

Pengamat berita olahraga lokal maupun internasional. Sangat tertarik dengan Liga Inggris..